Home » » LA ADRI NISHFUL ILMI

LA ADRI NISHFUL ILMI

Written By siroj munir on Selasa, 18 September 2012 | 23.43.00


قال مالك بن أنس: سمعت ابن هرمز يقول: ينبغي للعالم أن يورث جلساءه من بعده لا أدري حتى يكون أصلا في أيديهم، فإذا سئل أحدهم عما لا يدري قال: لا أدري

Imam Malik bin Anas berkata : " Aku mendengar Ibnu Hurmuz berkata ; " Sudah sepatutnya bagi seorang alim untuk mewariskan kepada murid-muridnya untuk membiasakan berkata " La Adri " (Saya tidak tahu ) hingga jika mereka ditanya mengenai masalah yang tidak mereka ketahui mereka menjawab " La Adri ".
.
وذكر الهيثم بن جميل قال: شهدت مالك بن أنس سئل عن ثمان وأربعين مسألة فقال في اثنتين وثلاثين منها: لا أدري. قلت: ومثله كثير عن الصحابة والتابعين وفقهاء المسلمين

Al Haitsam bin Jamil berkata : " Aku menyaksikan sendiri Imam Malik ditanya tentang 48 masalah, beliau menjawab 32 masalah tersebut dengan " La Adri ". Aku katakan : " Seperti itulah yang dilakukan oleh kebanyakan shohabat, tabi'in dan para fuqoha' ( Ahli-ahli fiqih ).

( Tafsir Al Qurthubi, Juz : 1 Hal : 286 )

وَقَالَ بَعْضُ الْعُلَمَاءِ : هَلَكَ مَنْ تَرَكَ لَا أَدْرِي
وَقَالَ بَعْضُ الْحُكَمَاءِ : لَيْسَ لِي مِنْ فَضِيلَةِ الْعِلْمِ إلَّا عِلْمِي بِأَنِّي لَسْت أَعْلَمُ
وَقَالَ بَعْضُ الْبُلَغَاءِ : مَنْ قَالَ لَا أَدْرِي عَلِمَ فَدَرَى

Sebagian ulama' berkata : " Rusaklah orang yang meninggalkan ucapan " La Adri ".
Sebagian orang bijak berkata : " Tak ada kemulian ilmu bagiku kecuali pengetahuanku bahwasanya " Saya tidak tahu ".
Sebagian sastrawan berkata : " Orang yang berkata " La Adri " sebenarnya ia tahu dan paham.

( Adabud Dunya Wad Din, Hal : 84 )

والمَرءُ إذَا قالَ: لا أَدرِي فقَد عَمِلَ بِعِلمِهِ وقام بحاله فله من الثواب بمنزلة من درى فقام بحاله وعمل بعلمه فأظهره، فلذلك كان قول لا أدري نصف العلم ولأن حسنَ من سكتَ لأجلِ اللّهِ تعالى تورعاً كحسنِ من نطق لأجلهِ بالعلم تبرعاً، وقال علي بن الحسين ومحمد بن عجلان: إذَا أَخطَأ َالعَالِمُ قولَ لا أَدرِي أُصِيبَت مَقَالَتُهُ، وقَالَهُ مَالِكُ والشَافِعِيُ بَعدَهُمَا

Saat seseorang berkata " la Adri " mendapatkan pahala sebagaimana orang yang mengetahui karena ia telah mengamalkan ilmunya dan menunjukkan kenyataan sebenarnya, karena itulah perkataan " La Adri " dianggap sebagai setengah ilmu ( La Adri Nisful Ilmi ) sebab diamnya seseorang yang diniati karena Alloh sebagai wujud sikap wira'i sama halnya dengan bicaranya seseorang yang diniati karena Alloh sebagai wujud sikap tabarru'.
Imam Ali bin Al Husain dan Muhammad bin Ajlan berkata : " Ketika seorang alim salah dalam mengucapkan " La Adri " itu masih dianggap benar, seperti itu pulalah yang dikatakan oleh Imam Malik dan Imam Asy Syafi'i setelah masa kedua imam tersebut.

( Qutul Qulub, Juz : 1 Hal : 194 )

قال ابن جماعة : اعلم أن قول المسؤول "لا أدري" لا يضع من قدره كما يظن بعض الجهلة، بل يرفعه؛ لأنه دليل عظيم على عظم محله، وقوة دينه، وتقوى ربه، وطهارة قلبه، وكمال معرفته، وحسن تثبته، وقد روينا ذلك عن جماعة من السلف.

وإنما يأنف من قول "لا أدري" من ضعفت ديانته، وقلَّت معرفته؛ لأنه يخاف سقوطه من أعين الحاضرين. وهذه جهالة ورقة دين، وربما يشهر خطؤه بين الناس، فيقع فيما فرَّ منه، ويتصف عندهم بما احترز عنه

Ibnu Jama'ah berkata : " Ketahuilah bahwasanya perkataan orang yang ditanya " La Adri "tak akan merendahkan kedudukan seseorang sebagaimanayang dikira orang-orang yang bodoh, bahkan sebaliknya, ucapan tersebut akan meninggikan derajatnya, sebab itulah bukti nyata akan keagungan kedudukannya, kekuatan agamanya, ketakwaan pada Tuhannya, kebersihan hatinya, kesempurnaan pengetahuannya dan ekokohannya sebagaimana yang telah aku riwayatkan dari ulama' salaf ".

Sesungguhnya yang menganggap rendah ucapan " La Adri " hanyalah orang-orang yang lemah agamanya dan sedikit pengetahuannya, karena ia takut derajatnya akan jatuh dimata masyarakat. Ini adalah suatu kebodohan dan tipisnya agama, bahkan dengan keengganannya mengatakan " La Adri "akan menjatuhkannya pada suatu kesalahan yang membuat masyarakat menyingkir menjauhinya.

( Tadzkirotus Sami' Wal Mutakallim, Hal : 78 )