Sabtu, 01 Desember 2012

Ma'mum pada roka'at kelima


Pertanyaan :
Tanya ya.. ceritanya begini, seseorang shalat dhuhur misalnya ia sudah mengerjakan empat raka'at tapi ragu, lalu ia menambah satu raka'at lgi.
Pertanyaannya ; apakah seorang yg masbuk sah mengikuti orang itu di raka'at kelimanya, sedangkan ia tahu ?
Makasih..

( Dari : Senyuman Kenangan )


Jawaban :
Jika ada seorang imam yang lupa apakah roka'at sholatnya sudah genap empat roka'at atau belum, kemudian ia berdiri untuk mengerjakan roka'at yang kelima, maka tidak diperbolehkan bagi ma'mum yang mengetahui bahwa imam berdiri karena ragu jumlah roka'at sholatnya untuk mengikutinya, baik itu ma'mum mufafiq (ma'mum yang mengikuti imam sejak roka'at pertama), ma'mum masbuk (ma'mum yang ketinggalan roka'at sholat imam, atau orang yang juga ragu apakah roka'at sholat yang ia kerjakan sudah sempurna atau belum.

Begitu juga tidak diperbolehkan untuk menunggunya (maksudnya ma'mum tetap dalam keadaan tahiyat akhir  agar nanti setelah imam selesai, mengerjakan salam bersama imam), yang wajib ma'mum lakukan adalah mufaroqoh (memisahkan diri, maksudnya setelah ia selesai mengerjakan tahiyat akhir, langsung salam).

Sedangkan apabila ma'mum tidak tahu bahwa roka'at yang dikerjakan adalah roka'at tambahan, dhon (persangkaan kuat) bahwa roka'at tersebut bukan rokaat tanmabahan atau ragu apakah rokaat yang dikerjakan imam adalah roka'at tambahan atau tidak, maka diperbolehkan untuk mengikutinya. Wallohu a'lam

( Oleh : Fikry, Kudung Khantil Harsandi Muhammad dan Siroj Munir )



Referensi :
1. Bughyatul Mustarsyidin, Hal : 116
2. Busyrol Karim, Juz : 1  Hal : 300


Ibarot :
Bughyatul Mustarsyidin, Hal : 116

مسألة  ج : قام الإمام لخامسة لم يجز للمأموم متابعته ولو مسبوقاً ولا انتظاره بل تجب مفارقته

Busyrol Karim, Juz : 1  Hal : 300

ولو فعل إمامه زائدا كأن قام لخامسة .. لم تجز متابعته ولو لمسبوق وشاك في فعل ركعة، ولا نظر لاحتمال أنه ترك ركنا؛ لأن الفرض أنه علم أو ظن الحال، والأفضل هنا مفارقته، فإن لم يعلم أو يظن ذلك .. تابعه ولو شاكا في ذلك

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar:

Poskan Komentar