Home » , , » Batasan-batasan menyentuh kemaluan laki-laki yang membatalkan wudhu'

Batasan-batasan menyentuh kemaluan laki-laki yang membatalkan wudhu'

Written By siroj munir on Minggu, 13 Januari 2013 | 02.17.00


Pertanyaan :
Assalamualaikum. . .
Mohon penjelasanya, bagian farji (alat kelamin) laki-laki yang membatalkan wudlu bila tersentuh itu bagian mana?, kan ada (maaf) kepala dll. Dan batalnya bila tersentuh telapak tangan bagian mana?
Mohon penjelasanya sobat. Syukron..

( Dari : Cah Ueleks )


Jawaban :
Wa'alaikum salam warohmatullohi wabarokatuh

Bagian alat alat ke;lamin yang membatalkan wudhu' adalah seluruh bagian dari penis laki-laki, terkecuali bagian alat kelamin yang ditumbuhi bulu kemaluan. Nabi bersabda ;

مَنْ مَسَّ ذَكَرَهُ فَلْيَتَوَضَّأْ

"Barang siapa yang menyentuh dzakar (kemaluan) nya, maka hendaklah ia berwudhu". (Sunan Abu Dawud, no.181)

Sedangkan tersentuhnya kemaluan itu membatalkan wudhu apabila tersentuh oleh telapak tangan bagian dalam dan tidak terdapat penghalang (ha'il) antara telapak tangan dan kemaluan. Yang dimaksud telapak tangan bagian dalam adalah bagian dalam telapak tangan yang tak terlihat apabila kedua telapak tangan ditempelkan dengan agak sedikit ditekan. Dalilnya adalah sabda Nabi shollallohu 'alaihi wasallam ;

إِذَا أَفْضَى أَحَدُكُمْ بِيَدِهِ إِلَى فَرْجِهِ، وَلَيْسَ بَيْنَهُمَا سِتْرٌ وَلَا حِجَابٌ، فَلْيَتَوَضَّأْ

" Apabila salah seorang dari kamu menyentuh farajnya dengan tangannya, dimana tidak ada penghalang dan hijab antara keduanya, maka hendaklah ia berwudhu’".
(Shohih Ibnu Hibban, no.1118)

Wallohu a'lam.

( Dijawab oleh : Mahrusalfaqir Ilaafwirabbihi, Mazz Rofii dan Siroj Munir )


Referensi :
1. Hasyiyata Qulyubi Wa Umairoh, Juz : 1  Hal : 37-38
2. Asnal Matholib, Juz : 1 Hal : 5
3. Hasyiyah Al-Bajuri Ala Fathul Qorib, Juz : 1  Hal : 136-137


Ibarot :
Hasyiyata Qulyubi Wa Umairoh, Juz : 1  Hal : 37-38



(شرح المحلي)
الرابع: مس قبل الآدمي) ذكرا كان أو أنثى من نفسه أو غيره (ببطن الكف) الأصل في ذلك حديث الترمذي وابن حبان وغيرهما «من مس ذكره وفي رواية فرجه فليتوضأ» والمراد المس ببطن الكف لحديث ابن حبان «إذا أفضى أحدكم بيده إلى فرجه، وليس بينهما ستر ولا حجاب فليتوضأ» والإفضاء لغة المس ببطن الكف
..............................
(حاشية قليوبي)
والناقض في الرجل جميع الذكر لا ما نبت عليه الشعر


Asnal Matholib, Juz : 1 Hal : 57

والمراد بمس قبل المرأة والدبر مس ملتقى المنفذ فلا نقض بمس غيره وغير الذكر كالأنثيين وباطن الأليين والعانة وما أفتى به القفال من أن مس شعر الفرج ينقض جرى فيه على طريق المراوزة من أن لمس الشعر ينقض والأصح خلافه 

Hasyiyah Al-Bajuri Ala Fathul Qorib, Juz : 1  Hal : 136-137

و) الخامس، وهو آخر النواقض (مس فرج الآدمي بباطن الكف) –إلى أن قال- والمراد بها ملتقى المنفذ؛ وبباطن الكف الراحة مع بطون الأصابع. وخرج بباطن الكف ظاهره وحرفه ورؤوس الأصابع وما بينها، فلا نقض بذلك أي بعد التحامل اليسير
..........................
قوله : 0مس فرج الأدمي) –إلى أن قال- وهو في الرجل جميع الذكر لا ما تنبت عليه العانة
.............................................

 Baca juga posting-posting berikut ini:

Fadhilah-fadhilah wudhu
Kekhususan umat nabi muhammad dalam wudhu
Syarat-syarat wudhu
Hukum Niat wudhu' yang dikerjakan sebelum membasuh wajah
Hukum wudhu dengan menggunakan air yang sedikit (kurang 2 kulah)
Batasan rambut yang diusap saat berwudlu
Pengaruh minyak rambut terhadap keabsahan wudhu
Hukum Membasuh Tangan Palsu Saat Wudhu
Hukum menyeka/mengelap anggota badan setelah wudhu
Cara wudhu orang yang tangannya diperban
Batalkah wudhu orang yang dihipnotis?
Persentuhan kulit antara suami dan istri, apakah membatalkan wudhu?
Menyentuh ibu mertua tiri, apakah membatalkan wudhu?
Persentuhan kulit antara adik kakak dengan syahwat, apakah membatalkan wudhu?
20 Perkara yang disunatkan wudhu sebelum mengerjakannya
20 Perkara yang disunatkan wudhu setelah mengerjakannya