Selasa, 08 Januari 2013

Waktu dan tata cara pelaksanaan sujud syukur


Pertanyaan :
Assalamu'alaikum warohmatulloh,
Mohon petunjuk serta bimbingannya yai , ustadz/dzah fk yg dirahmati Alloh .
1 ) Bagaimana kaifiyahnya sujud syukur , apa ada syarat serta rukunnya?
2 ) Apakah waktunya tertentu?
Terimakasih sebelumnya.

( Dari : Wong Kemlinthi )


Jawaban :
Wa'alaikum salam warohmatullohi wabarokatuh

Sujud Syukur adalah sujud yang dilakukan oleh seseorang ketika mendapatkan nikmat, seperti lahirnya seorang bayi dan mendapatkan harta atau terhindar dari suatu bencana, seperti selamat dari tenggelam dan dari reruntuhan. Hukum sujud syukur adalah sunat berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Abi Bakroh ;

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا أَتَاهُ أَمْرُ سُرُورٍ - أَوْ: بُشِّرَ بِهِ - خَرَّ سَاجِدًا شَاكِرًا لِلَّهِ

“Bahwasannya Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam apabila datang kepadanya suatu perkara yang menyenangkan, beliau langsung bersungkur bersujud” (Sunan Abu Dawud, no.2774)

Begitu juga disunatkan mengerjakan sujud syukur saat seseorang melihat orang yang sedang mendapat cobaan yang berat, seperti orang yang menderita penyakit kronis Dianjurkan pula melakukan sujud syukur ketika melihat orang yang melakukan kemaksiatan, sebab musibah dalam agama itu lebih pedih dari musibah dunia.Imam Hakim dan Imam Baihaqi meriwayatkan ;

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَبْصَرَ رَجُلًا بِهِ زِمَانَةٌ فَسَجَدَ

“Bahwasannya Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam melihat seorang lelaki yang menderita zamanah (penyakit kronis atau cacat), beliau bersungkur bersujud” (Al Mustadrok, no.1025 dan Sunan Kubro, no.3939)


WAKTU PELAKSANAAN SUJUD SYUKUR

Dari keterangan diatas dapat diketahui bahwa waktu pelaksanaan sujud syukur itu tidak tertentu, asal tidak dikerjakan saat sholat. Apabila dikerjakan saat sholat, maka sholatnya batal. Secara rinci sujud syukur dilakukan pada saat dibawah ini :

1. Mendapatkan kenikmatan, baik baginya, atau anaknya, atau orang mukmin secara keseluruhan. Contoh ; Lahirnya anak, mendapatkan hadiah, jabatan baru, datangnya orang yang lama dinanti, sembuh dari penyakit, dll.
2.  Terhindar dari mara bahaya atau musibah, seperti ; Selamat dari kebakaran, tenggelam atau mendapatkan pertolongan dari aniaya musuh.
3. Melihat orang yang terkena cobaan maupun musibah secara fisik atau mental.
4. Melihat orang melakukan kemaksiatan secara terang-terangan meskipun bukan dosa besar.

Sedangkan syarat-syarat untuk penyebab sujud syukur adalah :
1. Kenikmatan yang didapatkan semisal selamat dari musibah tersebut, tidak ia dapatkan atau jumpai. Apabila nikmat tersebut selalu dia jalani maka tidak disunnahkan Sujud Syukur, karena akan menjadikan dia mendapatkan tuntutan sujud sepanjang usia. Contoh ; Nikmat beragama Islam, kaya atau sehat.
2. Nikmat tersebut merupakan hal yang nampak. Apabila tidak nampak, maka tidak disunnahkan melakukan Sujud Syukur. Contoh ; Ma'rifat pada Alloh, tidak diketahui kesalahannya, dsb.
3. Kenikmatan tersebut halal ia peroleh. Oleh karena itu, menang judi atau mendapatkan togel, tidak disunnahkan melakukan Sujud Syukur.

Adapun tujuan dari dianjurkannya melakukan sujud syukur adalah sebagai wujud rasa syukur atas ni'mat yang diberikan Alloh, baik nikmat jasmani atau rohani. Sedangakn tujuan disunnahkannya sujud ketika melihat orang yang terkena cobaan atau melakukan maksiat adalah sebagai bentuk rasa syukur terhadap Alloh yang telah mentakdirkannya tidak melakukan maksiat seperti yang dia lihat yang merupakan suatu musibah besar dalam agama, dan madlorotnya atau petakanya lebih besar. Sujud disini sunnah diperlihatkan pada pelaku maksiat tersebut, dengan harapan agar pelaku tersebut tersentuh nuraninya sehingga mau bertaubat.


TATA CARA SUJUD SYUKUR

Syarat-syarat dan cara pelaksanaan sujud syukur sama dengan cara pelaksanaan sujud  tilawah yang dilakukan diluar sholat, secara rinci tata caranya adalah sebagai berikut :

Syarat-syarat sujud syukur :
1. Suci dari hadats dan najis baik pakaian, tempat maupun badan.
2. Menutup aurat.
3. Menghadap kiblat

Tata cara sujud syukur :
1.Niat melakukan sujud syukur bersamaan dengan takbirotulihrom sambil mengangkat kedua tangan sebagaimana takbirotul ihrom ketika sholat, hanya saja dilakukan tanpa berdiri. Niatnya adalah sebagai berikut ;

نويت سجدة الشكر لله تعالى

NAWAITU SAJDATASYSYUKRI LILLAHI TA'AALAA

"Saya niat sujud syukur karena Alloh Ta'ala".

2. Takbir untuk melakukan sujud (sebelum sujud) tanpa mengangkat kedua tangan.
3. Melakukan sujud satu kali, dan ketika sujud boleh membaca do'a seperti do'a ketika sujud dalam sholat atau do'a lainnya.
4. Bangun dari sujud, sambil membaca takbir tanpa mengangkat kedua tangan.
5. Salam.

( Dijawab oleh : Kudung Khantil Harsandi Muhammad dan Siroj Munir )


Referensi :
1. Al Majmu' Syarah Al Muhadzdzab, Juz : 4  Hal : 67-68
2. Syarah Al Mahalli Ala Syarhil Minhaj, Juz : 1  Hal : 156
3. Mughnil Muhtaj, Juz : 1  Hal : 447


Ibarot :
Al Majmu' Syarah Al Muhadzdzab, Juz : 4  Hal : 67-68


قال المصنف رحمه الله : ويستحب لم تجددت عنده نعمة ظاهرة أو اندفعت عنه نقمة ظاهرة أن يسجد شكرا لله تعالى لما روى أبو بكرة رضي الله عنه قال " كان رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا جاء الشئ يسر به خر ساجدا شكرا لله تعالى " وحكم سجود الشكر في الشروط والصفات حكم سجود التلاوة خارج الصلاة
.............................
الشرح : حديث أبي بكرة رواه أبو داود والترمذي وفي إسناده ضعيف وقد قال الترمذي إنه حديث حسن قال ولا نعرفه إلا من هذا الوجه قال الشافعي والأصحاب سجود الشكر سنة عند تجدد نعمة ظاهرة واندفاع نقمة ظاهرة سواء خصته النعمة والنقمة أو عمت المسلمين قال أصحابنا وكذا إذا رأى مبتلى ببلية في بدنه أو بغيرها أبو بمعصية يستحب أن يسجد شكرا لله تعالى ولا يشرع السجود لاستمرار النعم لأنها لا تنقطع قال أصحابنا وإذا سجد لنعمة أو اندفاع نقمة لا يتعلق بغيره استحب إظهار السجود وإن سجد لبلية في غيره وصاحبها غير معذور كالفاسق اظهر السجود السجود فلعله يتوب وإن كان معذورا كالزمن ونحوه أخفاه لئلا يتأذى به فإن خاف من إظهاره للفاسق مفسدة أو ضررا أخفاه أيضا قال أصحابنا ويفتقر سجود الشكر إلى شروط الصلاة وحكمه في الصفات وغيرهما حكم سجود التلاوة خارج الصلاة قال الشيخ أبو حامد والأصحاب وفي السلام منه والتشهد ثلاثة أوجه كما في سجود التلاوة (الصحيح) السلام دون التشهد (والثاني) لا يشترطان (والثالث) يشترطان

Syarah Al Mahalli Ala Syarhil Minhaj, Juz : 1  Hal : 156

وسجدة الشكر لا تدخل الصلاة ) فلو فعلها فيها بطلت صلاته ( وتسن لهجوم نعمة أو اندفاع نقمة ) وفي المحرر والروضة كالشرح من حيث لا يحتسب . قال في البحر : الأول كحدوث ولد أو مال له . والثاني كنجاته من الهدم والغرق , روى أبو داود وغيره { أنه صلى الله عليه وسلم كان إذا جاءه شيء يسره خر ساجدا } , ولا يسن السجود لاستمرار النعم . ( أو رؤية مبتلى ) كزمن ( أو عاص ) قال في الكفاية عن الأصحاب يتظاهر بعصيانه , روى الحاكم { أنه صلى الله عليه وسلم سجد لرؤية زمن } . والسجدة لذلك على السلامة منه . ( ويظهرها للعاصي ) لعله يتوب ( لا للمبتلى ) لئلا يتأذى ويظهرها أيضا لحصول نعمة أو اندفاع نقمة , كما في الروضة وأصلها , وفي شرح المهذب فإن خاف من إظهار السجود للفاسق مفسدة أو ضررا أخفاه . ( وهي كسجدة التلاوة ) خارج الصلاة في كيفيتها وشروطها

Mughnil Muhtaj, Juz : 1  Hal : 447


أو رؤية مبتلى) في بدنه أو غيره للاتباع. رواه البيهقي وشكر الله على سلامته (أو) رؤية (عاص) يجهر بمعصيته كما نقله في الكفاية عن الأصحاب ويفسق بها كما نقله الولي العراقي عن الحاوي؛ لأن المصيبة في الدين أشد منهما في الدنيا. قال - صلى الله عليه وسلم - اللهم لا تجعل مصيبتنا في دينن

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

5 komentar:

KALO BERDIRI GAK BOLEH USTA TAKBIRATUL IHROMNYA ?

dan misalnya pakek usholli sunnataa syujudis syukri dan dengan keadaaan berdiri setelah takbiratul ihram pas langsung sujud gimana ust... ?

KALO BERDIRI GAK BOLEH USTA TAKBIRATUL IHROMNYA ?

Kami kira penjelasan diatas sudah jelas...

Poskan Komentar