Home » , , » Solusi ketika orang yang menghutangi tidak diketahui keberadaannya

Solusi ketika orang yang menghutangi tidak diketahui keberadaannya

Written By siroj munir on Sabtu, 02 Februari 2013 | 14.23.00


Pertanyan :

Saya punya hutang sama teman, dan entah kemana temanku hilang beberapa tahun,
dan hutangnya saya sedekahkan pada masjid, niatnya untuk sedekahnya buat temnku?

 ( Dari : Khulstum Azz )


Jawaban :

Imam Ghozali dalam kitab beliau, Minhajut Tholibin menjelaskan ; ada beberapa cara agar seseorang terbebas dari dosa yang ditanggungnya, ketika dosanya berupa harta yang diambil dari orang lain dengan tanpa hak, maka ia harus mengembalikannya selagi masih bisa, dan jika orang yang memiliki harta tersebut sudah meninggal atau tidak diketahui keberadaannya, maka harta tersebut hendaknya disedekahkan, dan jika ia tidak mampu, hendaklah ia memperbanyak melakukan amal kebajikan dan memohon pada Alloh supaya pemilik harta tersebut merelakannya, dan tidak menuntutnya kelak dihari kiamat.

Pemahaman yang diambil dari penjelasan tersebut adalah apabila orang yang menghutangi tersebut, setelah dicari-cari tidak diketemukan, maka harta tersebut hendaknya disedekahkan kemasjid semisal, dengan disertai harapan dan do'a agar orang tersebut merelakannya. Wallohu a'lam.

( Dijawab oleh : Siroj Munir )



Referensi :
1. Minhajul 'Abidin, Hal : 76-77

Ibarot :
Minhajul 'Abidin, Hal : 76-77

وأما الخروج عن الذنوب والتخلص منها, فاعلم أن الذنوب في الجملة ثلاثة أقسام : -إلى أن قال- فما كان فى المال فيجب أن ترده عليه إن أمكنك, فإن عجزت عن ذلك لعدم وفقر فتستحل منه, وإن عجزت عن ذلك لغيبة الرجل أو موته وأمكن التصدق عنه فافعل, فإن لم يمكن فعليك بتكثير حسناتك والرجوع إلى الله تعالى باتضرع والإبتهال إليه أن يرضيه عنك يوم القيامة