Home » , , , » Orang yang menemukan air setelah sholat, wajibkah mengulang sholatnya?

Orang yang menemukan air setelah sholat, wajibkah mengulang sholatnya?

Written By siroj munir on Kamis, 11 April 2013 | 00.45.00



Pertanyaan :
Assalamu'alaikum...
Ada orang yang sedang hadats (hadats besar atau kecil) karena tidak ada air kemudian dia tayamum lalu mengerjakan sholat, setelah selesai sholat orang tersebut menemukan air, apakah dia wajib mengulang bersucinya kemudian sholat atau tidak ?

( Dari : Lex Ago )


Jawaban :
Wa'alaikum salam warohmatullohi wabarokatuh

Jika ada orang yang melakukan tayammum karena ketiadaan air, kemudian ia melakukan sholat dengan tayammum tersebut dan setelah selesai sholat ia menemukan air, maka orang tersebut tidak perlu mengulangi lagi sholat yang telah dikerjakan sebagaimana pendapat yang dinash oleh Imam Syafi’I rohimahulloh.

Dalil tidak diwajibkannya mengulangi sholat bagi orang yang menemukan air setelah sholat adalah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Sa’id Al-Khudzri rodhiyallohu ‘anhu;

 خَرَجَ رَجُلَانِ فِي سَفَرٍ، فَحَضَرَتِ الصَّلَاةُ وَلَيْسَ مَعَهُمَا مَاءٌ، فَتَيَمَّمَا صَعِيدًا طَيِّبًا فَصَلَّيَا، ثُمَّ وَجَدَا الْمَاءَ فِي الْوَقْتِ، فَأَعَادَ أَحَدُهُمَا الصَّلَاةَ وَالْوُضُوءَ وَلَمْ يُعِدِ الْآخَرُ، ثُمَّ أَتَيَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَا ذَلِكَ لَهُ فَقَالَ لِلَّذِي لَمْ يُعِدْ: أَصَبْتَ السُّنَّةَ، وَأَجْزَأَتْكَ صَلَاتُكَ. وَقَالَ لِلَّذِي تَوَضَّأَ وَأَعَادَ: لَكَ الْأَجْرُ مَرَّتَيْنِ

“Ada dua orang lelaki yang bersafar. Kemudian tibalah waktu shalat, sementara tidak ada air di sekitar mereka. Kemudian keduanya bertayammum dengan permukaan tanah yang suci, lalu keduanya shalat. Setelah itu keduanya menemukan air, sementara waktu shalat masih ada. Lalu salah satu dari keduanya berwudhu dan mengulangi shalatnya, sedangkan satunya tidak mengulangi shalatnya. Keduanya lalu menemui Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan menceritakan yang mereka alami. Maka beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan kepada orang yang tidak mengulangi shalatnya, “Apa yang kamu lakukan telah sesuai dengan sunnah dan shalatmu sah”. Kemudian Beliau mengatakan kepada yang mengulangi shalatnya, “Untukmu dua pahala” (Sunan Abu Dawud, no.338, Sunan Ad-Daromi, no.771, Sunan Baihaqi, no.1094, Mustadrok Hakim, no.632, Sunan Ad-Daruquthni, no.727 dan Mushonnaf Ibnu Abi Syaibah, no.10800)

Wallohu a’lam.

( Dijawab oleh : Kudung Khantil Harsandi Muhammad dan Farid Muzakki )


Referensi :
1. Al-Hawi Al-Kabir, Juz : 1  Hal ; 256 – 257

Ibarot :
Al-Hawi Al-Kabir, Juz : 1  Hal ; 256 – 257


مسألة : قال الشافعي رضي الله عنه: وإذا تيمم ففرغ من تيممه بعد طلب الماء ثم رأى الماء فعليه أن يعود إلى الماء، وإن دخل في الصلاة ثم رأى الماء بعد دخوله بنى على صلاته وأجزأته الصلاة – إلى أن قال

قال الماوردي: وهذا كما قال إذا صلى بالتيمم ثم رأى الماء بعد فراغه من الصلاة فما مضى من صلاته بالتيمم مجزئ ولا إعادة عليه فيه وحكي عن الحسن وابن سيرين وعطاء وطاووس ومالك أن عليه الإعادة فيما كان وقته باقيا استدلالا بأن وجود الماء كالنص الذي يبطل حكم الاجتهاد معه

ودليلنا رواية عطاء بن يسار عن أبي سعيد الخدري قال: خرج رجلان في سفر وحضرتهما الصلاة وليس معهما ماء فتيمما صعيدا طيبا ثم وجدا الماء بعد في الوقت فأعاد أحدهما الصلاة بوضوء، ولم يعد الآخر ثم أتيا رسول الله - صلى الله عليه وسلم  - فذكرا ذلك له، فقال للذي لم يعد أصبت وأجزأتك صلاتك، وقال للذي توضأ وأعاد لك الأجر مرتين. وهذا نص، ولأن التيمم في السفر بعدم الماء عذر معتاد فإذا صلى مع وجوده لم يلزمه الإعادة بعد زواله له كالمرض والسفر