Home » , , , , » Hukum mengkonsumsi telur yang sudah rusak

Hukum mengkonsumsi telur yang sudah rusak

Written By siroj munir on Selasa, 01 Oktober 2013 | 12.57.00



Pertanyaan :
Assalamu’alaikum..
Bagaimana hukumya memakan telur yang sudah ada darahnya? Tolong dong.

(Dari: Kabul Ropek).


Jawaban:
Wa alaikum salam..

Hukum dari telur yang sudah darah didalamnya, diperinci sebagai berikut:

- Apabila telurnya belum rusak, sekiranya telur tersebut masih menetas apabila dierami maka hukumnya suci, dan masih boleh dikonsumsi karena masih dihukumi seperti telur pada umumnya.

- Sedangkan apabila telurnya sudah rusak, sekiranya sudah tidak mungkin bisa menetas apabila dierami maka hukumnya najis dan haram dikonsumsi, sebab hukumnya disamakan dengan darah.

(Dijawab oleh: Al Murtadho, Langlang Buana dan Cak Husnan).


Referensi:
1. I'anatut Tholibin, 1/101

قوله: ودم بيضة) أي واستثنوا دم بيضة. وقوله: لم تفسد أي لم تصر مذرة بحيث لا تصلح للتفرخ، فإن فسدت فهو نجس وعبارة النهاية: ولواستحالت البيضة دما وصلح للتخلق فطاهرة، وإلا فلا. وقوله وإلا فلا، قال ع ش: من ذلك: البيض الذي يحصل من الحيوان بلا كبس ذكر، فإنه إذا صار دما كان نجسا لأنه لا يأتي منه حيوان

2. Al-Majmu', 2/556

فرع: البيضة الطاهرة إذا استحالت دما ففي نجاستها وجهان الأصح النجاسة كسائر الدماء
...................................................................................