Home » , , » Hukum mengkonsumsi telur yang sudah ada janin didalamnya

Hukum mengkonsumsi telur yang sudah ada janin didalamnya

Written By siroj munir on Rabu, 02 Oktober 2013 | 18.29.00



Pertanyaan:
Assalamu ‘alaikum wr wb.
Numpang nanya para sedulur. Telur yang di dalamnya ditemukan ada bangkainya apa masih halal untuk dikonsumsi?
Atas jawabannya saya ucapkan jazakumulloh ahsanal jazaa'. 

(Dari: John Safari).


Jawaban:
Wa alaikum salam warohmatullohi wabarokatuh
 
Apabila telur tersebut adalah telur hewan yang halal dimakan, maka hukumnya diperinci sebagai berikut:

1. Halal dikonsumsi;

- Jika janin yang ada didalam telur tersebut belum sempurna ciptaannya (belum sempurna bentuknya, semisal masih berbentuk gumpalan daging).

- Jika janin yang ada didalam telur tersebut sudah sempurna ciptaannya (sudah sempurna bentuknya) namun belum ditiup nyawanya (belum hidup).

2. Haram dikonsumsi; Jika janin yang ada didalam telur tersebut sudah sempurna ciptaannya dan janin tersebut mati saat telur tersebut masih berada didalam perut induknya, dan induknya mati tidak dengan cara disembelih (seperti mati tertabrak kendaraan atau sakit).

Sedangkan apabila telur tersebut adalah telur hewan yang haram dimakan, maka telur tersebut haram dikonsumsi baik janin yang ada didalamnya sudah sempurna ciptaannya atau belum.

Wallahu a’lam.

(Dijawab oleh: Al Murtadho, Ubaid Bin Aziz Hasanan dan Siroj Munir).


Referensi:
1. Nihayatuz Zain, 1/39

ولو كسرت بيضة حيوان مأكول ووجد في جوفها فرخ لم يكمل خلقه أو كمل خلقه لكن قبل نفخ الروح فيه جاز أكله بخلاف ما إذا كان بعد نفخ الروح وزالت حياته بغير ذكاة شرعية فإنه يكون ميتة وأما إذا كانت البيضة من حيوان غير مأكول ووجد في جوفها حيوان كامل أو غير كامل فإنه غير مأكول