Home » , » Pihak Yang Berhak Menggantikan Nadzir Yang Telah Wafat

Pihak Yang Berhak Menggantikan Nadzir Yang Telah Wafat

Written By siroj munir on Rabu, 22 Januari 2014 | 18.30.00


Soal: Assalamu alaikum, mau bertanya masalah nadzir waqof, apakah nanti jika nadhir sudah meninggal apakah jabatan nadhir bisa berpindah pada ahli waris? Mohon jawabannya sekaligus sertakan ibarotnya syukron
(Pertanyaan dari: Rizka Hikami)

Jawab: Wa'alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh
     Apabila nadhir wakaf telah meninggal dunia maka ketentuan mengenai pihak yang menggantikan posisinya sebagai nadhir adalah sebagai berikut:

1. Apabila waqif (orang yang mewakafkan) memberikan hak pada nadzir yang ditunjuk agar ahli warisnya bisa menggantikan posisinya jika ia telah meninggal, maka yang menjadi penggantinya adalah ahli waris dari nadir yang ditunjuk.

2. Apabila wakif tidak memberikan hak tersebut pada nadhir, maka keputusan mengenai penggantinya diserahkan pada pejabat yang diberi hak oleh negara untuk mengurusi wakaf, sedangkan di Indonesia yang diberi kewenangan mengangkat nadhir adalah petugas BWI (Badan Wakaf Indonesia).

3. Apabila didaerah tersebut tidak ada petugas yang mengurus wakaf, maka penunjukan pengganti nadhir wakaf diserahkan kepada pemuka agama setempat.

     Dari uraian diatas dapat diambil kesimpulan bahwa jabatan sebagai nadhir tidak dapat serta merta beralih kepada ahli warisnya kecuali jika nadhir tersebut diberi hak oleh waqif untuk mengalihkan kepada ahli warisnya setelah wafat. Wallahu a'lam.

(Dijawab oleh: Kua Pakualaman Yogyakarta, Masduki, Kudung Khantil Harsandi Muhammad)

Referensi:
1. Asnal Matholib (cet,. Darul Fikr), juz 5 hal.549

فصل: النظر في الوقف لمن شرطه) (الواقف) له من نفسه أو غيره سواء أفوضه في الحياة أم أوصى به؛ لأنه المتقرب بصدقته فيتبع شرطه فيه كما يتبع في مصارفه (وإلا) أي، وإن لم يشرطه لأحد (فللحاكم) لا للواقف ولا للموقوف عليه؛ لأنه الناظر العام ولأن الملك في الوقف لله تعالى
.....................
[حاشية الرملي الكبير]
قوله: وإلا فللحاكم) قال في العباب يظهر أنه قاضي بلد الموقوف عليه لا بلد الواقف كمال اليتيم وقوله: قال في العباب إلخ أشار إلى تصحيحه

2. Fatawa Ibnu Hajar Al-Haitami, juz 3 hal. 215

 وسئل) عما إذا مات الناظر ولم يكن في تلك الناحية حاكم فلمن يكون النظر؟
فأجاب) بقوله يكون للعلماء والصلحاء بذلك المكان