Home » » Memahami Istilah "AL-QODHI" Dalam Kitab

Memahami Istilah "AL-QODHI" Dalam Kitab

Written By siroj munir on Kamis, 20 Maret 2014 | 16.32.00


Diantara para pengkaji kitab-kitab klasik, baik dalam bidang fiqih atau ilmu tauhid terkadang bingung dengan penyebutan nama ulama' yang hanya menyebutkan kata "AL-QODHI", mereka berfikir-fikir; siapa yang dimaksud dengan Al-Qodhi?. Sebagian diantaranya salah memahami istilah ini karena menganggap bahwa istilah AL-QODHI hanya merujuk pada nama satu orang saja dalam kitab manapun disebut.

Untuk itulah disini kami nukilkan penjelasan Imam Nawawi dalam kitab "Tahdzibul Asma' wal Lughoh" mengenai masalah ini, beliau berkata;

واعلم أنه متى أطلق القاضى فى كتب متأخرى الخراسانيين كالنهاية، والتتمة، والتهذيب، وكتب الغزالى ونحوها، فالمراد القاضى حسين

ومتى أطلق القاضى فى كتب متوسط العراقيين، فالمراد القاضى أبو حامد المروروذى
ومتى أطلق فى كتب الأصول لأصحابنا، فالمراد القاضى أبو بكر الباقلانى الإمام المالكى فى الفروع

ومتى أطلق فى كتب المعتزلة أو كتب أصحابنا الأصوليين حكاية عن المعتزلة، فالمراد به القاضى الجبائى

Ketahuilah ! bahwasanya;

1. Apabila diucapkan kata "AL-QODHI" dalam kitab-kitab ulama' muta'akhkhirin Khurosan, seperti Nihayah, Tatimmah, Tahdzib, kitab-kitab Imam Ghozali dan yang lainnya, maka yang dimaksud adalah "QODHI HUSAIN".

2. Apabila diucapkan kata "AL-QODHI" dalam kitab-kitab mutawassith ulama' Iraq maka yang dimaksud adalah "QODHI ABU HAMID AL-MARWARROUDZI".

3. Apabila diucapkan kata "AL-QODHI" dalam kitab-kitab ushul (ilmu ushuluddin / ilmu tauhid) maka yang dimaksud adalah "QODHI ABU BAKAR AL-BAQILANI", beliau adalah ulama' yang menjadi Imam dalam fiqih madzhab Maliki.

4. Apabila diucapkan kata "AL-QODHI" dalam kitab-kitab Mu'tazilah atau kitab-kitab ushul ashab ushul kita (maksudnya ulama'-ulama' tauhid aqidah asy'ari) yang meriwayatkan tentang Mu'tazilah, maka yang dimaksud adalah "QODHI AL-JUBA'I.

Semoga membantu dalam belajar...

Referensi:
Tahdzibul Asma' wal Lughoh, juz 1 hal. 165 Cetakan Darul Kutub Al-ilmiyah, Beirut