Home » » Penerbitan Buku FIQIH IBADAH

Penerbitan Buku FIQIH IBADAH

Written By siroj munir on Rabu, 30 April 2014 | 18.42.00



Assalamu'alaikum..

Kepada para pengunjung website FIKIH KONTEMPORER yang budiman..

Alhamdulillah, penyusunan buku FIQIH IBADAH telah selesai. Buku ini memuat dokumen-dokumen hasil diskusi grup FK seputar masalah ibadah yang sudah diteliti ulang dan dirapikan susunannya.

Harga bukumnya 40.000. Tebal buku 480 halaman, mencakup 203 permasalahan dalam 9 bab, yaitu: Bersuci, Sholat, Puasa, Zakat, Haji, Doa & Dzikir, Al-Qur'an & Mushaf, Masjid, dan Jenazah.

Bagi teman-teman yang berminat membeli buku FIQIH IBADAH, caranya:

1. Sms nama & alamat lengkap dan jumlah pemesanan ke nomer 0857 9080 5240.

2. Tunggu sms konfirmasi biaya (harga buku + ongkos kirim) yang harus ditransfer.

3. Transfer biaya pengiriman ke nomer rekening berikut ini :

Bank BRI, no. 618101011335531

atas nama Zaenul Jinan

4. Buku akan dikirim setelah biaya ditransfer..

..............................................................................................................

Berikur ini daftar isinya:

BAB I : BERSUCI

A. Seputar Air

1. Volume air 2 kulah dan ukuran wadahnya
2. Air yang menjadi jernih dan tak berbau setelah diberi obat, bolehkah dipakai bersuci?
3. Bolehkah bersuci dengan air yang direbus?

B. Najis & Pensuciannya

4. Status hukum darah pada luka
5. Hukum cairan keputihan
6. Kotoran ikan dalam kolam dan aquarium
7. Biogas dari limbah kotoran hewan
8. Air bekas jilatan binatang
9. Bisa ular, nasjis atau suci?    15
10. Tanah galian kuburan, suci atau najis?
11. Najisnya semua bagian tubuh anjing
12. Menanggapi isu filter rokok terbuat dari lemak babi
13. Cara membersihkan najisnya anjing
14. Hukum pencucian dry clean (tanpa menggunakan air)
15. Solusi ketika najis sulit dihilangkan

C. Buang Air

16. Bolehkah membawa ponsel yang ada mp3 atau  aplikasi al qur'annya kedalam kamar mandi
17. Hukum kencing sambil berdiri
18. Bolehkah membuat wc menghadap kiblat?
19. Bolehkah membuat kamar mandi / wc didalam rumah atau didalam kamar tidur?

D. Wudhu

20. Cara wudhu dengan menggunakan air yang kurang 2 kulah
21. Tata cara wudhu bagi orang yang tangannya diperban
22. Kotoran dibawah kuku & pengaruhnya terhadap keabsahan wudhu
23. Membasuh tangan palsu saat wudhu
24. Batas rambut yang diusap saat berwudhu
25. Pengaruh minyak rambut terhadap keabsahan wudhu
26. Hukum menyeka/mengelap anggota badan setelah wudhu
27. Kenapa ketika kentut yang dibasuh bukan duburnya?
28. Batalkah wudhu orang yang dihipnotis?   
29. Batasan menyentuh kemaluan laki-laki yang dapat membatalkan wudhu
30. Persentuhan kulit antara suami dan istri, apakah membatalkan wudhu?

E. Mandi

31. Orang yang mimpi berhubungan intim, tapi tidak mengeluarkan mani, wajibkah mandi jinabat?
32. Mimpi basah pada wanita dan ketentuan hukumnya
33. Perbedaan sifat dan hukum mani, madzi dan wadi
34. Hikmah diwajibkannya mandi ketika mengeluarkan mani

F. Tayammum

35. Saat tubuh tidak boleh terkena air, bagaimana cara bersucinya?
36. Kenapa yang diusap ketika tayamum hanya wajah dan tangan?
37. Orang yang menemukan air setelah sholat, wajibkah mengulang sholatnya?

G. Haid, Nifas & Istihadhoh

38. Status haid wanita hamil
39. Hukum memotong rambut dan kuku ketika haid
40. Status nifas wanita yang mengalami keguguran
41. Langkah-langkah yang dilakukan wanita yang mengeluarkan darah istihadhoh sebelum sholat
42. Hukum berdzikir bagi wanita yang sedang haid
43. Bolehkah wanita yang sedang haidh “nyema’” al-qur’an dan membetulkan bacaan qur'an?
44. Bolehkah Orang Yang Sedang Junub Atau Wanita Yang Haidh Mengajar Al-Qur'an?
45. Ketika darah tidak menetes, bolehkanh wanita yang haid masuk masjid?
46. Hukum memasuki area makam bagi wanita yang haid

BAB II : SHOLAT

A. Adzan & Iqomat

47. Hukum mengerjakan adzan sambil duduk
48. Hukum adzan yang kerjakan wanita
49. Bolehkah wanita mengerjakan iqomat?
50. Ketika adzan berkumandang, sebaiknya dilanjutkan mengajar atau menjawab adzan?
51. Adzan dari media elektronik, wajibkah dijawab?
52. Menjawab adzan yang bersamaan atau silih berganti
53. Bolehkah seorang muadzin merangkap menjadi imam?

B. Syarat-Syarat Sholat

54. Batasan umur baligh bagi laki-laki dan perempuan; dalil dan hikmahnya
55. Perbedaan antara mumayyiz dan baligh
56. Hikmah dari perbedaan roka’at sholat 5 waktu
57. Waktu-waktu terlarang mengerjakan sholat
58. Status sholat orang yang bertato
59. Sahkah sholat sambil menggendong anak kecil?
60. Sholat yang bisa dikerjakan diatas kendaraan
61. Tata cara sholat didalam kendaraan
62. Sholat ditempat yang dibangun dengan harta haram
63. Hukum sholat di gereja

C. Rukun, Sunah & Kemakruhan Sholat

64. Anjuran memakai sutroh (pembatas) ketika sholat dan ketentuan-ketentuannya
65. Hukum lewat didepan orang yang sedang sholat
66. Haruskah menentukan niat ada’' atau qodho' ketika sholat
67. Hukum sholat sambil bersandar
68. Hukum memejamkan mata ketika sholat
69. Dalil-dalil disunatkannya do'a qunut dalam sholat subuh
70. Kenapa bacaan qunut "fainnaka taqdhi"  sampai "astaghfiruka" dibaca pelan?
71. Bagian tubuh yang didahulukan saat sujud,  lutut atau kedua telapak tangan?
72. Sesudah duduk atau bangun dari sujud, yang didahulukan lutut apa telapak tangan?
73. Bolehkah mengganti "assalamu 'alaika ayyuhan-nabiyyi" dengan "assalamu 'alan-nabiyyi" ketika tahiyat?   
74. Hukum, dalil dan hikmah mengacungkan jari telunjuk ketika tahiyat

D. Hal-Hal Yang  Membatalkan Sholat

75. Batasan lubang pada sarung atau mukena yang membatalkan sholat
76. Sahkah sholat wanita yang terbuka dagunya?
77. Cara sholat orang yang terus menerus mengeluarkan air kencing (beser)
78. Batasan tertawa yang membatalkan sholat

E. Qodho’ Sholat

79. Orang yang pingsan karena sakit, wajibkah mengqodho' sholat ketika sadar?
80. Cara mengqodho' sholat dan ketentuan-ketentuan hukumnya
81. Bolehkah mengerjakan qodho' sholat pada waktu yang dilarang mengerjakan sholat?
82. Hukum mengerjakan sholat sunat sebelum menuntaskan tanggungan qodho' sholat fardhu
83. Apakah orang yang meninggalkan sholat dengan sengaja dihukumi murtad/kafir?

F. Sholat Jama’ah

84. Hukum sholat fardhu berjama'ah bagi laki-laki menurut empat madzhab
85. Maksud dari 27 derajat pahala sholat jama’ah
86. Antara sholat sendirian diawal waktu dan sholat berjama'ah diakhir waktu, mana yang lebih utama?
87. Mana yang lebih utama, sholat sendirian khusu' atau sholat berjama'ah tidak khusu'?
88. Aturan fiqih mengenai shof/barisan sholat jama'ah
89. Hukum mendirikan dua sholat jama'ah secara bersamaan dalam satu masjid
90. Shalat qodho' berjamaah dan ketentuan hukumnya
91. Bermakmum dengan imam yang tidak fasih bacaannya
92. Bermakmum pada imam yang tidak disukai makmumnya
93. Hukum bermakmum pada imam yang fasiq
94. Sholat fardhu bermakmum pada sholat sunat
95. Sholat qodho' bermakmum sholat ada' atau sebaliknya
96. Bolehkah orang yang mukim bermakmum pada orang yang sedang shalat jamak qashar?
97. Makmum masbuq bermakmum pada makmum masbuq
98. Makmum pada roka'at kelima
99. Mengikuti gerakan imam tanpa niat menjadi makmum
100. Masihkah disunatkan mengucapkan "amin" bagi makmum yang tidak mendengar bacaan imam?
101. Ketika Mamum I’tidal, Yang Dibaca Sami’allohu Liman Hamidah Atau Robbana Lakal Hamdu?
102. Berjalan untuk menempati barisan depan ketika sholat
103. Status sholat orang yang berakmum  pada imam yang berhadats atau terkena najis
104. Cara mengganti imam yang batal ditengah sholat

G. Sholat Jum’at

105. Sholat jum'at dengan jama'ah kurang dari 40 orang
106. Bolehkah wanita ikut sholat jum’at ?
107. Pembagian waktu pahala menghadiri sholat jum'at
108. Bolehkah mengerjakan sholat sunat saat khutbah sedang berlangsung ?
109. Memegang tongkat saat khutbah; hukum, dalil & hikmahnya
110. Bolehkah khutbah jum'at menggunakan selain bahasa arab?
111. Qunut nazilah pada sholat jum'at
112. Solusi bagi makmum yang ketinggalan satu rakaat sholat jum’at

H. Sholat Jama’ & Qoshor

113. Perjalanan jarak jauh yang ditempuh dengan cepat, masihkah boleh mengqoshor sholat?
114. Jarak perjalanan yang diperbolehkan mengoshor sholat
115. Batas waktu diperbolehkannya mengqoshor sholat
116. Bilangan roka'at sholat maghrib yang diqoshor
117. Bolehkah menjama' sholat jum'at dengan sholat ashar?

I. Sholat Sunat

118. Jumlah bilangan roka'at sholat sunat rowatib
119. Bolehkah sholat qobliyah dikerjakan sesudah sholat fardhu dan sholat ba'diyah sebelum sholat fardhu?   
120. Bisakah sholat qobliyah jum'at dan sholat tahiyat masjid digabungkan?
121. Bolehkah sholat tahajjud dikerjakan sebelum tidur?
122. Sholat witir dua kali semalam pada bulan ramadhan
123. Dalil disunahkannya sholat sunat taubat
124. Waktu dan tata cara mengerjakan sholat istikhoroh
125. Pengertian & tata cara sholat sunat wudhu
126. Dalil disunahkannya sholat tasbih dan derajat haditsnya
127. Perbedaan rokaat sholat tasbih dimalam hari dan siang hari    284
128. Adakah sholat sunat khusus sebelum dan sesudah sholat ‘id ?
129. Bolehkah  sholat hari raya diqodho’?
130. Hukum mengerjakan sholat sunat secara berjama'ah
131. Sholat sunat, sebaiknya dirumah atau di masjid?
132. Membatalkan sholat sunat demi sholat jama’ah

BAB III : PUASA

133. Niat satu kali untuk puasa satu bulan
134. Syarat diperbolehkannya pekerja berat tidak berpuasa
135. Hukum menjual makanan disiang hari bulan ramadhan
136. Status puasa orang yang berbuat kemaksiatan saat puasa
137. Hukum mencium istri saat sedang berpuasa
138. Apakah infus & suntik membatalkan puasa?
139. Hukum menggosok gigi saat sedang berpuasa
140. Bolehkah mengunyahkan makanan ketika berpuasa?
141. Apakah mimpi basah membatalkan puasa?
142. Bolehkah mandi junub saat sedang berpuasa?
143. Berbuka puasa dengan bersenggama
144. Ketentuan hukum bagi wanita yang membatalkan puasa karena menyusui
145. Setan sudah diikat selama romadhon, kok masih banyak yang berbuat maksiat?
146. Apa itu yaumus syak?
147. Puasa yang boleh dikerjakan pada saat yaumus syak
148. Hukum puasa nglepas atau ngebleng (puasa terus menerus tanpa berbuka)
149. Menggabungkan qodho' puasa romadhon dengan puasa sunat
150. Kewajiban istri untuk meminta izin suaminya sebelum mengerjakan puasa sunat
151. Hikmah puasa senin dan kamis
152. Hikmah disunatkannya puasa dawud
153. Pengertian puasa syawal dan cara mengerjakannya
154. Puasa tasu'a' & 'asyuro';  hukum, fadhilah dan hikmahnya

BAB IV : ZAKAT

155. Zakat tanaman selain makanan pokok
156. Apakah upah gabah bagi pekerja ikut dihitung dalam zakat?
157. Cara mengeluarkan zakat tanaman yang berbeda tempat
158. Tempat Pembayaran Zakat Tanaman Yang Berada Dibeberapa Tempat
159. Kewajiban zakat profesi, nishob & kadar zakatnya
160. Bolehkah menyamaratakan bagian zakat bagi para penerimanya ?
161. Membayarkan zakat untuk keperluan masjid
162. Batas akhir bagi muallaf untuk mendapatkan zakat
   
BAB V : HAJI & UMROH

163. Batal menunaikan haji karena pembatasan kuota
164. Pahala bagi orang yang batal berangkat haji
165. Hukum dan syarat-syarat mewakilkan haji
166. Dalil disunahkannya mencium hajar aswad saat menunaikan ibadah haji
167. Bolehkah orang yang belum haji menunaikan umroh ?

BAB VI : DO’A & DZIKIR

168. Hukum membalikkan telapak tangan saat berdo'a tolak balak
169. Bolehkah mendo’akan "radhiyallahu 'anhu" kepada selain shohabat?
170. Hukum mendo'akan orang yang mati dalam keadaan mabuk
171. Bolehkah berdzikir tanpa wudhu terlebih dahulu?

BAB VII : AL-QUR’AN & MUSHAF

172. Penjelasan hadits anjuran "menghiasi al-qur'an"
173. Mana yang lebih baik,  membaca qur'an dengan suara keras  ataukah pelan?
174. Hukum membaca al qur'an dengan cepat
175. Bacaan al-qur'an orang yang sesak nafas atau pendek nafasnya
176. Membaca al-qur'an tanpa mengerti artinya, masihkah mendapat pahala?
177. Bolehkah membacakan al qur'an untuk orang kafir ?
178. Hukum pengobatan dengan leburan ayat al-qur'an
179. Hukum memegang, mengambil & membawa al-qur'an dengan tangan kiri.
180. Hukum mencium mushaf al-qur'an
181. Hukum meletakkan mushaf al-qur’an diatas lantai
182. Software dan aplikasi al-qur'an, apakah dihukumi sama seperti mushaf al qur'an?00

BAB VIII : MASJID

183. Bolehkah membangun masjid dengan dana dari non muslim?
184. Aturan fiqih mengenai penempatan tangga masjid bertingkat
185. Hukum makan dan tidur di masjid
186. Hukum membuat pengumuman larangan tidur di masjid
187. Bolehkah menutup masjid diluar waktu sholat jama'ah?
188. Hukum merokok didalam masjid
189. Hukum memainkan rebana didalam masjid

BAB IX : JENAZAH

190. Tiga macam mati syahid
191. Tata cara memandikan jenazah
192. Haruskah niat saat memandikan jenazah?
193. Bolehkah memandikan orang tua non muslim yang meninggal dunia?
194. Jenazah yang mengeluarkan kotoran setelah dikafani, wajibkah dimandikan lagi?
195. Sholat jenazah untuk jenazah yang belum ditemukan
196. Orang yang mati bunuh diri, wajibkah disholati?
197. Sholat jenazah dimakam setelah jenazah dimakamkan
198. Pengurusan jenazah bayi keguguran
199. Posisi jenazah saat dibawa ke pemakaman
200. Bolehkah wanita mengikuti prosesi pemakaman
201. Hukum mencium batu nisan kuburan
202. Larangan duduk diatas kuburan
203. Hukum menabur bunga diatas makam